Walau Masih Konvensional, Investasi Properti Dinilai Menjanjikan di 2022

Iklan Semua Halaman

Walau Masih Konvensional, Investasi Properti Dinilai Menjanjikan di 2022

Redaksi
Sabtu, 09 April 2022

 

Ilustrasi Investasi Properti

ENERGITRANSFORMASI – Memiliki properti menjadi impian bagi anak manusia, terutama bagi pasangan muda. Bagi para pemilik kocek yang cukup tebal, sektor property menjadi hal yang menjanjikan untuk menjadi ranah bisnis. Karena dinilai investasi di sektor ini, akan terus meningkat untuk harga yang dipatok.

 

Menurut CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Permata, memiliki properti sebagai aset adalah sebuah pencapaian dan kebanggaan. Harga properti yang terus meningkat membuatnya menjadi salah satu pilihan investasi yang diminati.

 

Menurutnya, saat ini, investasi yang dibutuhkan untuk membeli sebidang rumah cukup bervariasi mulai dari harga Rp150 juta, nominal tersebut termasuk tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Sayangnya, proses transaksi properti di Indonesia masih konvensional.

 

Banyak perjuangan yang harus dilalui mulai dari memilih lokasi yang strategis, menentukan budget yang pas, memilih agen properti terpercaya, negosiasi harga, dan survei properti ke banyak lokasi.

 

"Bagi saya (properti), adalah sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi. Akses kepemilikan rumah sangatlah penting, aset yang paling berharga yang dimiliki oleh seorang individu," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 April 2022.

 

Menurutnya, apabila seorang individu telah memiliki properti, maka aset terbesarnya adalah properti tersebut.

 

"Untuk itu, Pinhome akan mempermudah akses kepemilikan hingga perawatan properti dengan satu aplikasi. Konsumen tidak perlu khawatir 'salah harga' dikarenakan aplikasi Pinhome telah dilengkapi dengan fitur PinValue untuk membandingkan harga pasar properti serupa," ujarnya.

 

Kemudahan lain yang didapat dengan menggunakan aplikasi Pinhome adalah pengurusan pembiayaan rumah dengan berbagai pilihan bank, dibantu oleh agen dan konsultan Pinhome hingga penjadwalan kunjungan juga menjadi lebih mudah.

 

Disinggung mengenai fokus target konsumen, Dara dengan optimis menjelaskan bahwa Pinhome ingin dapat menjangkau semua lapisan masyarakat, khususnya dengan menargetkan first-time home buyer.

 

"Pinhome ingin bisa melayani semua segmen masyarakat, tapi fokus kami adalah first time home buyer. Kami ingin memastikan affordability. Mayoritas properti di Pinhome ini bisa dijangkau oleh orang kebanyakan, kisaran Rp2 miliar ke bawah," kata Dara.

 

Lebih lanjut, menurut Dara, hal ini menjadi penting untuk konsumen dalam memilih rumah pertamanya karena Pinhome telah memfilter kebutuhan konsumen dengan berbagai pilihan lokasi secara matang.

 

Sejauh ini Pinhome telah menjangkau lokasi properti di 30 kota dan kabupaten di Indonesia dengan jumlah properti mencapai lebih dari 600 ribu listing properti seperti rumah tinggal, tanah, apartemen, dan ruko.


Sementara itu, CEO The White Lyst, Elis Sumarto mengatakan, tahun 2022 menjadi momen yang tepat untuk membeli properti atau juga berinvestasi. 


“Saat-saat seperti ini, sebenarnya menjadi momentum yang tepat untuk membeli properti sebagai investasi . Karena harga sedang terkoreksi, pemerintah pun mengeluarkan kebijakan untuk memudahkan pembelian, dan pengusaha properti juga sedang memberikan berbagai kemudahan serta promo-promo yang akan sangat menguntungkan konsumen,” pungkas Elis Sumarto di Jakarta.