-->
  • Jelajahi

    Copyright © EnergiTransformasi.Id | Bertransformasi Bangun Negeri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Puncak Harlah Pancasila, Blok Rokan Jadi Simbol Kedaulatan

    Redaksi
    Sabtu, 01 Juni 2024, 15:55 WIB Last Updated 2024-06-01T08:55:04Z

     

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan hormat kepada sang saka merah putih saat upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Dumai, Riau pada (1/6/2024)/dok. Pertamina

    ENERGITRANSFORMASI, DUMAI – Blok Blok Rokan, Dumai menjadi pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memperingati Hari Lahir Pancasila 2024. Presiden Jokowi dalam peringatan ini, memimpin langsung peringatan yang dilaksanakan di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Blok Rokan, Dumai, Sabtu (1/6/2024).

     

    Seperti diketahui, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menunjuk Blok Rokan sebagai lokasi acara puncak peringatan Harlah Pancasila 2024 karena merupakan simbol ketahanan energi negeri. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat nasionalisme, kebanggaan, dan persatuan bangsa. Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, Indonesia harus aktif mengambil alih kembali aset-aset strategis bangsa.

     

    "Kita kelola dan manfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, salah satunya adalah Blok Rokan di Riau, tempat yang digunakan untuk upacara peringatan Hari Lahir Pancasila," tuturnya, dikutip dari siaran pers, Sabtu (1/6/2024).

     

    Dia menjelaskan, setelah mayoritas Freeport diambil alih, pemerintah Indonesia berusaha mengambil alih Blok Rokan yang merupakan blok migas paling produktif dalam sejarah perminyakan Indonesia.

     

    "(Blok Rokan) dikelola perusahaan asing Caltex dan Chevron selama 97 tahun," ujar Jokowi. 

     

    Menurut Jokowi, kehadiran Pancasila diharapkan menjadi pembebas dari ketergantungan kita pada pihak asing.

     

    "Saya mendapatkan laporan dari Dirut Pertamina bahwa produksi di Blok Rokan sudah mencapai 162.000 barrel per hari. Ini lebih tinggi dari saat alih kelola dan merupakan 25 persen dari seluruh produksi nasional. Jadi, Blok Rokan ini adalah blok paling besar," jelasnya.

     

    Jokowi menegaskan bahwa pengambilalihan Freeport dan Blok Rokan hanyalah sedikit contoh semangat dari seluruh upaya kita untuk kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi Indonesia.

     

    Selain itu, sebutnya, langkah itu juga sebagai pengamalan Pancasila dalam kehidupan nyata. Sebab, pembangunan ekonomi yang berpihak kepada kepentingan nasional dan berdiri di atas kaki sendiri.

     

    Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, Blok Rokan memegang peran penting dalam pembangunan kedaulatan, ketahanan, dan kemandirian energi nasional.

     

    “Blok Rokan merupakan salah satu tulang punggung energi nasional yang dikelola Pertamina sejak 2021. Sebagai badan usaha milik negara (BUMN), Pertamina menjalankan bisnis energi berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujar Nicke. 

     

    Blok Rokan, imbuh Nicke, juga menjadi simbol semangat nasionalisme, kebanggaan dan persatuan bangsa. Pasalnya, Blok Rokan yang selama puluhan tahun dikuasai asing, akhirnya bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

     

    Dia menilai, Pertamina bersama putra-putri bangsa berhasil mengelola Blok Rokan secara profesional sesuai dengan standar pengelolaan energi kelas dunia.

     

    "Ini menjadi kebanggaan dan simbol kedaulatan negara di bidang energi. Sebagai bangsa, kita mampu mengelola blok besar dan mampu bersaing dengan perusahaan energi global,” tuturnya.

     

    Meski demikian, Pertamina memiliki tugas untuk mengelola energi secara berkeadilan. Hasil minyak dari blok migas harus diolah untuk menghasilkan produk-produk berkualitas dan didistribusikan secara adil ke seluruh pelosok negeri.

     

    Adapun Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

     

    Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KONSTRUKSI

    +