-->
  • Jelajahi

    Copyright © EnergiTransformasi.Id | Bertransformasi Bangun Negeri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    UEA Tunjuk Bos Minyak Sebagai Pembicara Iklim COP28

    Redaksi
    Jumat, 13 Januari 2023, 16:28 WIB Last Updated 2023-01-13T09:28:23Z

    Sultan Al Jaber


    ENERGITRANSFORMASI, UEA – Sultan Al Jaber adalah Menteri Perindustrian dan Teknologi Canggih dan kepala eksekutif Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC), telah ditunjuk oleh Uni Emirat Arab (UEA) sebagai pemimpin pembicara isu iklim di COP28 akhir tahun ini. 


    Dilansir dari euronews, sebagai Presiden COP28, Al Jaber dinilai akan memainkan peran penting dalam memimpin negosiasi antar pemerintah dan mendorong hasil konferensi perubahan iklim ke PBB.


    Dia mengatakan bahwa UEA mendekati COP28 “dengan rasa tanggung jawab yang kuat dan tingkat ambisi setinggi mungkin.”


    Mengomentari pengangkatannya, Al Jaber mengatakan bahwa negaranya berada dalam posisi yang baik untuk membangun komunikasi, mendorong konsensus, dan menyatukan dunia dalam satu misi bersama untuk menjaga 1.5C tetap hidup dan melindungi planet ini untuk generasi penerus.”


    Dia mengatakan UEA akan mengambil "pendekatan inklusif" yang mencakup semua pemangku kepentingan, terutama mereka yang berasal dari Global South yang paling terkena dampak perubahan iklim.


    Konflik Kepentingan


    Penunjukan Al Jaber sebagai Presiden COP28 tak mulus begitu saja diterima. Penunjukannya menuai kritik dari kelompok kampanye lingkungan, yang menilai ada konflik kepentingan.



    Pemimpin Kampanye Bahan Bakar Fosil di Global Witness Alice Harrison, mengatakan "konflik kepentingan yang mencolok" di jantung pembicaraan iklim ini "mengancam akan menorpedo mereka sebelum dimulai".


    “Anda tidak akan mengundang pedagang senjata untuk memimpin pembicaraan damai. Jadi mengapa membiarkan eksekutif minyak memimpin pembicaraan iklim?” kata dia.


    Harrison percaya ini menunjukkan betapa kerasnya perusahaan bahan bakar fosil bekerja untuk tetap dalam permainan.


    Pemilihan UEA sebagai tuan rumah konferensi perubahan iklim PBB berikutnya telah memicu kontroversi, karena negara tersebut adalah salah satu produsen minyak dan gas terbesar di dunia.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KONSTRUKSI

    +