Rangkaian IPC TPK Berbagi Kacamata Gratis, Berakhir di Jambi

Iklan Semua Halaman

Rangkaian IPC TPK Berbagi Kacamata Gratis, Berakhir di Jambi

Redaksi
Kamis, 27 Oktober 2022

 

SDN 40IX Talang Duku menjadi sekolah ketujuh yang mendapatkan bantuan kacamata gratis dari IPC TPK

ENERGITRANSFORMASI – IPC Terminal Petikemas kembali menyelenggarakan aksi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Berbagi Kacamata Gratis di Kota Jambi. SDN 40/IX Talang Duku menjadi sekolah ketujuh yang mendapatkan bantuan kacamata gratis. Total 220 (dua ratus dua puluh) siswa dan tenaga pengajar melakukan pemeriksanaan kesehatan mata dan 121 (seratus dua puluh satu) diantaranya dinyatakan memiliki gangguan penglihatan dan membutuhkan kacamata. 

 

“Aksi TJSL Berbagi Kacamata Gratis untuk siswa dan tenaga pengajar dilaksakanan sebagai bentuk kontribusi perusahaan pada pemulihan kondisi pasca pandemic Covid-19 khususnya dibidang pendidikan yang kami targetkan untuk dilaksanakan diseluruh area kerja IPC TPK.” ujar David P Sirait, Dirut IPC TPK, dalam keterangannya, Rabu 26 Oktober 2022.

 

Secara simbolis bantuan tersebut disampaikan oleh Tarma perwakilan IPC TPK Area Jambi dan diterima oleh Kepala Sekolah SDN 40/IX Talang Duku Abdul Wahab. Para siswa dan tenaga pengajar SDN 40/IX Talang Duku antusias mengikuti jalannya pemeriksaan kesehatan mata yang belum pernah dilakukan oleh sebagian besar siswa. Disisi lain orang tua murid merasa sangat terbantu dengan diadakanya program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini. 

 

“Acara ini menurut saya sangat membantu para orangtua mendapatkan informasi terkait kesehatan mata anak kami.” ujar Sunarti salah satu wali murid Sekolah SDN 40/IX Talang Duku.

 

Pelaksanaan kegiatan ini menyasar sekolah disekitar wilayah pelabuhan yang membutuhkan bantuan. Sebelumnya IPC TPK telah melaksanakan aksi berbagi kacamata gratis di Jakarta, Teluk Bayur, Pontianak, dan Panjang dengan total bantuan yang telah disalurkan sebanyak 633 (enam ratus tiga puluh tiga) unit kacamata gratis untuk siswa dan tenaga pengajar di 5 (lima) kota. 

 

“Mata adalah indra yang sangat penting bagi proses belajar mengajar. Banyak siswa yang ternyata memiliki kesulitan belajar namun tidak terdeteksi oleh orang tua maupun pihak sekolah. Ada juga orang tua yang mengetahui anaknya memiliki gangguan penglihatan namun memiliki keterbatasan ekonomi. Kami berharap program IPC TPK Berbagi Kacamata dapat mendorong optimalisasi kegiatan belajar mengajar disekolah.” tutup David.