Krakatau Steel dan Tata Metal Lestari Kolaborasi Kembangkan KRASHome

Iklan Semua Halaman

Krakatau Steel dan Tata Metal Lestari Kolaborasi Kembangkan KRASHome

Redaksi
Senin, 04 April 2022

 

Kerjasama Krakatau Steel dan PT Tata Metal Lestari dalam pengembangan produk KRASHome. 

ENERGITRANSFORMASI - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama PT Tata Metal Lestari (Tatalogam Group) berkolaborasi kembangkan produk KRASHome, bangunan hunian berbahan dasar konstruksi baja modern dengan konsep Light Pre-Engineered Building (Light PEB).

 

Kerja sama Total Steel Solution ini ditandai penandatanganan nota kesepakatan (MoU) oleh Direktur Pengembangan Usaha Krakatau Steel, Purwono Widodo dan Vice President PT Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi di kawasan Industri Delta Silicon Valley, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (31/3/2022).

 

Dalam keterangannya, Purwono mengungkapkan produk yang dikembangkan merupakan paduan desain dengan material berkualitas tinggi.

 

“KRASHome adalah hasil perpaduan desain struktur cold-form galvalume steel dengan penggunaan material berkualitas tinggi. Konsep Light Pre-Engineered Building ini berarti konstruksinya ringan dan mudah dirangkai. Bahan baku cold-form galvalume steel yang digunakan PT Tata Metal Lestari merupakan produk cold rolled coil (CRC) Krakatau Steel,” jelas Purwono, Jumat (1/4/2022), dilansir dari Beritasatu.

 

Purwono mengatakan sistem pemasangan KRASHome menghasilkan bangunan kuat dan pembangunannya cepat. Penggunaan baja purlin atau baja lapis galvanis kekuatan tinggi (hi-ten) untuk seluruh struktur utama baja lapis aluminium-zinc, membuat umur bangunan menjadi lebih panjang.

 

“Semua komponen baja purlin diproduksi dengan sistem cut to length (sesuai kebutuhan) sehingga tidak ada bahan terbuang. Lubang baut juga dibuat secara otomatis dan terintegrasi sehingga menghasilkan produk lebih presisi,” lanjut Purwono.

 

Produk KRASHome ini nantinya akan memperluas pasar baja Krakatau Steel yang diperkuat dengan mitra strategis Krakatau Steel, yakni PT Tata Metal Lestari, yang juga sudah dikenal dengan produk baja purlinnya di pasar konstruksi Indonesia.

 

Dalam kesempatan yang sama, Stephanus Koeswandi menyebutkan, sebelumnya PT Tata Metal Lestari berinovasi membuat hunian berbasis konstruksi baja ringan untuk hunian komersial, hunian sementara, dan hunian tetap di lokasi bencana. “Hunian berbasis konstruksi baja dari PT Tata Metal Lestari adalah proses perangkaiannya mudah dan relatif cepat," kata dia.

 

Dengan pengalaman ini, Tata Logam menginisiasi hal serupa untuk pembangunan mess karyawan seperti KRASHome. "Bedanya, KrasHome dirancang untuk kapasitas lebih besar, bisa dibangun 2 atau 3 lantai dan ditempati ratusan orang,” ujar Stephanus.

 

GM Business Development Tatalogam Group, Harsono Mintono menjelaskan, penggunaan sistem koneksi struktur baja menggunakan baut/mur antikarat baik pada rumah Domus maupun KrasHome sehingga memudahkan bongkar pasang konstruksi yang struktur bajanya menggunakan material coated steel high-tensile.