-->
  • Jelajahi

    Copyright © EnergiTransformasi.Id | Bertransformasi Bangun Negeri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    IPC TPK Layani Rute Baru China Indo Express

    Redaksi
    Selasa, 15 Maret 2022, 10:38 WIB Last Updated 2022-03-15T03:38:17Z

    Kapal MV Meratus Sorong dengan LOA 153 meter dan draught 9,5 meter ini akan membawa 415 TEUs petikemas yang dimuat di Terminal 3 IPC TPK, Tanjung Priok. 


    ENERGITRASNFORMASI - Komitmen IPC Terminal Petikemas/IPC TPK dalam menyajikan pelayanan bongkar muat yang optimal berbuah manis. IPC TPK kembali dipercaya melayani rute baru Internasional yang dibuka oleh Meratus Line. Kapal MV Meratus Sorong yang melayani direct call ke negeri tirai bambu dengan rute baru bernama China Indo Express/CIX (Jakarta–Semarang–Surabaya–Qingdao–Shanghai), telah sandar di Terminal 3 Tanjung Priok tadi malam (13/3).  


    “Layanan direct call merupakan peluang bagi peningkatan perdagangan barang dan jasa serta mendukung peningkatan ekonomi Indonesia terutama dibidang ekspor dan impor. Kami selaku operator terminal akan terus melakukan inisiatif strategis dengan menggandeng shipping company untuk membuka rute-rute baru.”, ujar David Sirait, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC TPK.  


    Kapal MV Meratus Sorong dengan LOA 153 meter dan draught 9,5 meter ini akan membawa 415 TEUs petikemas yang dimuat di Terminal 3 IPC TPK, Tanjung Priok. Adapun total kapasitas penuh dari kapal ini sebanyak 1.272 TEUs petikemas.  


    “Pandemi Covid-19, perang antar negara, krisis petikemas memberi dampak pada dunia kemaritiman. Namun hal tersebut tidak menyurutkan komitmen kami untuk menjalin berkolaborasi dalam mewujudkan jaringan terminal petikemas yang mendukung penurunan biaya logistik dan peningkatan perdagangan nasional. Kami mengapresiasi langkah Meratus Line dalam memperluas jaringan layanan melalui rute yang baru dibuka pada hari ini. Semoga kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi tidak hanya bagi seluruh pemangku kepentingan tapi juga pada pemilihan ekonomi nasional”, tutup David.  

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KONSTRUKSI

    +