-->
  • Jelajahi

    Copyright © EnergiTransformasi.Id | Bertransformasi Bangun Negeri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Keadaan Harga Minyak Dunia Minggu Ini

    Redaksi
    Minggu, 11 Desember 2022, 15:09 WIB Last Updated 2022-12-11T08:09:25Z

    Ilustrasi Kilang Minyak (Pixabay)

     

    ENERGITRANSFORMASI, JAKARTA – Sempat mengalami kenaikan harga pada hari Selasa, 6 Desember 2022 lalu, minyak dunia dikabarkan kembali mengalami penurunan pada Kamis 9 Desember 2022.


    Minyak mentah Brent berjangka diinformasikan telah naik 38 sen menjadi $83,06 per barel pada pukul 08.10 waktu Arab Saudi. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 36 sen menjadi $77,29 per barel.


    Kontrak berjangka turun lebih dari 3 persen di sesi sebelumnya setelah data sektor jasa AS menimbulkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat melanjutkan jalur pengetatan kebijakan agresifnya.


    Pembatasan harga G7 terjadi ketika Barat mencoba membatasi kemampuan Moskow untuk membiayai perangnya di Ukraina, tetapi Rusia mengatakan tidak akan mematuhi tindakan tersebut bahkan jika harus memangkas produksi.


    Namun, naiknya harga minyak dunia tersebut tidak bertahan lama. Harga minyak mentah dunia akhirnya ambruk mendekati angka US$ 70 per barel, pada perdagangan Kamis 8 Desember 2022, yang mana harga minyak mentah Brent dunia ini tercatat US$76,15 per barel, turun 1,3% dibandingkan posisi sebelumnya.


    Sementara harga minyak jenis light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) melorot 0,8% menjadi US$ 71,46 per barel.


    Harga BBM yang Mempengaruhi


    Dilansir CNBC Indonesia, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution menjelaskan bahwa komponen pembentuk harga BBM sejatinya tidak hanya mengacu pada harga minyak mentah global. Namun terdapat faktor lain seperti Mean of Platts Singapore (MOPS).


    "Terkait harga BBM tidak semata-mata mengacu ke harga crude, tapi harga pasarnya produk itu berapa, bisa jadi harga crude turun tapi MOPS solar maupun gasoline itu bisa (naik). Jadi semua tergantung itu sih," kata dia di Gedung DPR, Jumat 9 Desember 2022.

     

    Sebagaimana diketahui, pelemahan minyak mentah di level US$ 70 per barel itu terjadi lantaran kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi global akan memangkas permintaan bahan bakar. Meskipun terjadi penutupan pipa minyak mentah Kanada - AS.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    KONSTRUKSI

    +