IPC TPK Kembali Layani New Service Dengan Meratus Line

Iklan Semua Halaman

IPC TPK Kembali Layani New Service Dengan Meratus Line

Redaksi
Senin, 07 Maret 2022

Layanan New Service ditandai dengan sandarnya KM Meratus Project  3


ENERGITRANSFORMASI - IPC Terminal Petikemas kembali layani New service Meratus Line Java Malaysia Express (JME) rute Jakarta – Port Klang – Jakarta. Peluncuran rute baru ini menjawab issue kekurangan ruangan kapal untuk ekspor produk Indonesia ke Luar negeri yang belakangan ini dirasakan oleh eksportir Indonesia. Layanan service baru ini akan rutin berlayar setiap minggu pada akhir pekan.  


“Kami sangat mengapresiasi atas kepercayaan Meratus Line kepada IPC TPK untuk kembali melayani layanan rute baru Jakarta – Port Klang di Terminal 3. Kepercayaan ini membuktikan bahwa kinerja yang baik sudah di berikan oleh kita kepada pelayanan kapal International Meratus yang sebelumnya dan tentunya juga kami tetap terus menerus meningkatkan kinerja operasional terminal baik dengan digitalisasi maupun peningkatan kemampuan SDM” ujar David Sirait, Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis IPC TPK. 


Di tahun 2021 IPC TPK bekerjasama dengan Meratus Line membuka PING Service (Panjang – Singapura) dan Jakarta – Singapura. Layanan service baru ini ditandai dengan sandarnya KM Meratus Project 3 dengan LOA 139 meter di Teminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu, 6 Maret 2022 yang rencananya akan mengangkut 355 TEUs petikemas.  


“IPC TPK akan terus pro aktif menggali berbagai potensi, menjalin sinergi dan kerjasama dengan shipping line dalam dan luar negeri. Selain berkontribusi pada efisiensi biaya logistik nasional, kami berharap layanan tambahan Service baru International ini dapat mendorong peningkatan arus perdagangan melalui aktivitas ekspor impor Indonesia di tengah upaya pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19.” tutup David. 


Sebagai catatan di tahun 2021 IPC TPK berhasil membukukan kinerja yang positif di tengah kondisi perbaikan ekonomi global akibat pandemi Covid-19 dan tekanan inflasi akibat gangguan rantai pasokan dan keterbatasan energi. Kinerja bongkar muat di 6 area kerja IPC TPK tercatat sebesar 2,72 TEUs, meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 2,58 juta TEUs.